Cara Mempertahankan Rumah Tangga Meski Cinta Tak Lagi Ada, Bisakah?

Cara Mempertahankan Rumah Tangga

Cara Mempertahankan Rumah Tangga Meski Cinta Tak Lagi Ada, Bisakah? – Dalam pernikahan, cinta merupakan pondasi utama. Pernikahan, hampir selalu dilandasi dengan cinta. Memang, ada beberapa pernikahan akobat perjodohan. Tapi seiring berjalannya waktu cinta akan tumbuh dengan sendirinya. Ya meski tidak semuanya rumah tangga akibat perjodohan bisa seperti itu.

Lalu, bagaimana bila yang terjadi sebaliknya? Cinta yang terjalin sejak lama dan berkembang dalam kehidupan rumah tangga. Justru berkurang, terkikis dan menghilang? Dapatkan rumah tangga tersebut tetap bertahan dan bediri kokoh dalam keharmonisan? Jika Anda mengalami kehidupan rumah tangga seperti ini. Maka Anda butuh Cara Mempertahankan Rumah Tangga meski tanpa cinta.

Terdengar berat memang, tapi kita harus melaluinya untuk bisa bertahan. Demi buah hati.

Cara Mempertahankan Rumah Tangga Demi Anak, Meski Terasa Hambar

Banyak yang mengalami ini sebenarnya. Ada kisah seorang ibu yang bertahan selama lima tahun. Hanya untuk mempertahankan rumah tangganya demi dua orang buah hati tercinta. Namun yang terjadi selama ini memang dia tinggal seatap dengan sang suami. Tapi tak ada lagi keintiman, kehangatan, dan kedekatan dengan sang suami. Berkomunikasi pun ala kadarnya.

Cara mempertahankan rumah tangga seperti inilah yang sulit dilakukan. Bisa jadi depressi dan stress yang dirasakan. Karena rumah tangga itu tak hanya butuh cinta tapi juga butuh materi. Butuh kerjasama kedua belah pihak untuk bisa sejahtera. Belum lagi butuh uang untuk sekolah anak anak. Juga untuk makan dan memenuhi gizi anak.

Masalah ini pun akan terbawa dalam pekerjaan. Tidak konsen dan tidak fokus, prestasi dan karier pun menurun akhirnya. Suami pun demikian, dan ini tidak bagus tentunya bagi kehidupan perekonomian keluarga.


BACA JUGA :


Efek Rumah Tangga Tanpa Cinta Bagi Anak

Ada beberapa efek bagi anak dengan melihat kedua orang tuanya yang tak harmonis. Jika anak tersebut diatas lima tahun mungkin tahu hal ini, Tapi bagaimana jika anak tersebut usianya masih dibawah 5 tahun?

Mungkin dia mengira orang tua bertengkar karena dia. Anak anak akan tumbuh dengan lingkungan tidak harmonis. Jika dia sudah dewasa mungkin di akan takut menikah. Atau sebaliknya, dia akan lebih siap menghadapi cara mempertahankan rumah tangga. Melihat keadaan orang tua mereka.

Komunikasikan dengan Anak Anak Anda

Cara mempertahankan rumah tangga tanpa cinta ini perlu sangkut paut anak anak. Jika anak sudah bisa diajak bicara, coba diskusikan Bersama. Bersama suami/ istri dan anak anak cobalah mencari jalan keluar terbaik. Jika anak masih di bawah umur, coba berikan pengertian padanya tanpa membuat dia merasa kehilangan kasih sayang orang tua.

Cara mempertahankan rumah tangga yang sudah tidak ada cinta itu susah sekali. Memang bisa, tapi butuh kerja keras dan itupun tidak akan menghilangkan efeknya bagi anak anak. Justru pada keadaan tertentu anak akan semakin tertekan melihat keadaan kedua orang tuanya.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Efek untuk si anak kelak bisa dua. Antara dia sangat tidak mau atau trauma dengan pernikahan. Tentu karena tidak mau mengulang kesalahan orang tuanya. Atau saat dia bertemu seseorang, dia akan berusaha keras supaya lebih siap untuk menikah. Sehingga tidak mengulang apa yang terjadi pada orang tuanya.

Cara Mempertahankan Rumah Tangga dengan Cara Spiritual

Jika memang jalan terbaik adalah bercerai, maka tetap pikirkan matang matang. Atau berusaha mengembalikan kehangatan Bersama suami dengan cara yang sudah saya tulis di artikel sebelumnya.

Itulah Cara mempertahankan rumah tangga tanpa cinta. Jika Anda berminat menggunakan sarana spiritual untuk mempertahankan keluarga. Mengembalikan kehangatan dengan suami dan menumbuhkan kembali perasaan cinta. Maka Anda bisa menggunakan cara spiritual yaitu melalui Mustika Kanjeng Ratu Kidul atau Minyak Kembang Tujuh Rupa. Untuk mendapatkannya silahkan KLIK GAMBAR DI BAWAH INI!