Pohon Bulu Perindu Ini Dijadikan Bahan Dasar Minyak Bulu Perindu Kalimantan

Pohon Bulu Perindu

Pohon Bulu Perindu Ini Dijadikan Bahan Dasar Minyak Bulu Perindu Kalimantan – Bulu Perindutidak serta merta ada begitu saja tanpa asal usul. Kisah sejarah  terciptanya sarana pelet bulu perindu berasal dari Suku Dayak. Suku yang berasal dari pulau Kalimantan ini terkenal dengan ilmu ghaibnya. Terlebih ilmu pelet dan pengasihan. Hingga kini, sarana bulu perindu bahkan begitu fenomenal. Masih menjadi sarana pelet paling ampuh dan dapat diandalkan. Banyak orang menggunakannya untuk memikat hati sang pujaan hati.

Tak disangka, ternyata bulu perindu berasal dari pohon. Pohon ajaib ini disebut Rumput Bujang. Atau lebih dikenal dengan nama pohon bulu perindu. Rumput Bujang berasal dari tanah Borneo, Kalimantan. Suku Dayak banyak yang memanfaatkan tuah alaminya untuk pelet. Selain memang secara alami memiliki energi. Pohon ini pun diisi juga dengan ilmu dan mantra doa bulu perindu.

Seperti apakah sosok pohon bulu perindu ini? Berikut saya rangkum secara ringkas namun menjawab pertanyaan Anda. Perhatikan selengkapnya, baca sampai selesai!

Pohon Bulu Perindu Rumput Bujang

Rumput bujang merupakan tanaman asli Pulau Borneo alias Kalimantan. Kini keberadaannya banyak diketahui dan digunakan sebagai sarana pelet. Kaum yang pertama kali menggunakannya adalah Kaum Dayak. Mereka menggunakan bagian tumbuhan rumput bujang sebagai sarana pengasihan. Seperti Anda ketahui, sampai sekarang pun kualitas pelet dayak masih sulit ditandingi.

Pohon Bulu Perindu ini mengandung tuah alami. Buktinya, ketika terkena air dia akan bergerak. Bahkan melilitkan diri satu sama lain. Biasanya dua helai rumpu bujang ini akan saling mengait. Tak heran bila orang mengenal sarana ini sebagai sepasang bulu perindu.

Seperti tuah alaminya itulah, banyak orang menggunakannya sebagai pengait dua hati. Menyatukan dua hati anak manusia. Satu sama lain akan saling merindu, saling mencintai. Bahkan bisa bersatu dalam ikatan pernikahan yang suci. Tuah inilah yang selama ini dimanfaatkan orang untuk mencari jodoh. Bahkan juga mengembalikan hati mantan kekasih.


BACA JUGA :


Ampuhnya Pohon Bulu Perindu, Pantas Jadi Sarana Pengasihan

Dalam Bahasa Jawa, Bujang berarti masih single atau masih sendiri. Artinya belum memiliki pasangan, bahkan belum menikah. Maka dari itu, mungkin inipun pertanda. Bahwa Rumput Bujang digunakan oleh orang yang masih bujang/ sendiri. Hingga akhirnya ia menemukan pasangan dan jodoh sejati mereka.

Orang Dayak biasanya mengolahnya dengan mantra bulu perindu Dayak asli. Hingga tuah di dalamnya meningkat dratis dan baru bisa digunakan. Kontaminasi dengan aura negatif di lingkungan terbuka perlu dihilangkan. Caranya adalah dengan aktivasi energi dan penguncian energi. Hanya paranormal yang bisa melakukan proses dan ritual ini.

Minyak Bulu Perindu Kalimantan Terbuat dari Pohon Bulu Perindu

Biasanya, orang Dayak jaman dahulu menyimpannya dalam minyak. Dinamakan minyak bulu perinduyang hingga kini dikenal sangat ampuh. Minyak bulu perindu Kalimantan pun diproses dengan akar rumput bujang. Sarana pelet pengasihan yang memang sempat menjadi primadona. Karena akar rumput bujang ini bisa bergerak secara magis manakala terkena air atau asap rokok. Seperti jiwa yang berkelat-kelit mencari cinta.

Demikian tentang pohon bulu perindu Kalimantan, semoga bermanfaat untuk Anda. Salam Sejahtera dari saya, MISS RAHMA. Jika Anda tertarik menggunakan MINYAK BULU PERINDU ASIHAN yang praktis. Tanpa tirakat tanpa syarat tanpa puasa. Juga tanpa ritual apapun anda tinggal pakai saja. Berisi energi pengasihan tingkat tinggi pemikat hati siapapun. Silahkan Anda bisa KLIK GAMBAR DI BAWAH INI!