Sudah Tak Tahan dalam Pernikahan? 6 Tanda Anda Harus Bercerai dari Pasangan!

Tanda Anda Harus Bercerai dari Pasangan

Sudah Tak Tahan dalam Pernikahan? 6 Tanda Anda Harus Bercerai dari Pasangan! – Pernikahan bukanlah dongeng yang selalu diawali dan berakhir dengan kondisi bahagia.

Kenyataannya, ada momen hubungan naik-turun hingga menyebabkan Anda berpikir “Apa ini tandanya saya harus cerai, ya?” Ketika pernikahan tidak lagi punya tujuan hidup sejalan atau Anda tidak lagi merasa bahagia, lantas untuk apa masih bersama?

Jika secara fisik dan mental tidak lagi kuat untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, bercerai bisa menjadi salah satu jalan yang ditempuh. Memutuskan pisah dan melajang kembali juga bukanlah hal mudah.

Saat memutuskan bercerai, tidak bisa dilandasi karena emosi sesaat saja. Pikirkan matang-matang segala jenis risikonya, terlebih jika sudah ada kehadiran anak dalam pernikahan. Lalu Kapan Waktu yang Tepat untuk Bercerai? Berikut beberapa tanda Anda harus segera cerai dari pasangan!

Minyak Pemikat Cleopatra

6 Tanda Anda Harus Bercerai dari Pasangan!

Untuk memutuskan harus atau tidaknya mengambil langkah cerai, Ada beberapa tanda yang bisa Anda amati :

Pertama, Mengalami Kekerasan Fisik.

Kehidupan rumah tangga seharusnya dilandasi kasih sayang dan cinta. Saling pengertian dan mengalah adalah salah satu kunci langgengnya pernikahan. Namun

Jika rasa kasih ini telah tergantikan dengan benci, apalagi Anda jadi sasaran kekerasan pasangan, maka ini sinyal kuat anda harus melepaskan dirinya. Perceraian jadi opsi jika kekerasan ini terus berlangsung.

Biasanya, ketika menjalani hubungan pernikahan terjadi tindak kekerasan fisik secara terus-menerus tanpa adanya perubahan dan kesadaran dari pihak pelaku. Kemudian, jika sudah tidak ada alasan lagi bertahan atau menjalani hubungan pernikahan, bisa memutuskan bercerai.

Kedua, Tidak Ada Solusi Konflik.

Perceraian terjadi bukan saja karena komunikasi yang buruk, tapi bisa terjadi karena banyaknya konflik atau masalah yang tidak diselesaikan. Tidak adanya usaha pada masing-masing orang untuk menyelesaikan masalah yang ada juga bisa jadi tanda harus mengakhirinya.

Jadi, biasanya setelah bertengkar, sudah sering bertengkar terus, tapi tidak pernah dibahas lagi yang akhirnya malah merembet ke permasalahan lainnya. Kalau sudah begini, salah satu atau bahkan kedua orang dalam pernikahan tersebut bisa sampai ke tahap rasa putus asa.

Hal ini membuat mereka merasa tidak ada gunanya lagi menyelesaikan konflik dan berpikir kini waktu yang tepat untuk bercerai.

Minyak Pemikat Cleopatra

Ketiga, Tak Lagi Ada Hasrat Berhubungan Intim.

Hubungan intim atau seksual bukanlah sekadar penyalur kebutuhan biologis semata. Berhubungan seksual merupakan cara untuk mengekspresikan kasih sayang dan memperkuat ikatan emosional antara Anda berdua.

Ketika Anda sudah lama tidak berhubungan seks karena tidak adanya hasrat, ini bisa jadi tanda untuk memutuskan kapan harus bercerai.

“Kalau memang sudah tidak ada hasrat, ini bisa jadi salah satu indikator mau cerai. Seperti tak mau saling menyentuh, pisah ranjang meskipun dalam satu rumah, tidak memberikan kebutuhan afeksi, bisa jadi sebagai salah satu faktor untuk cerai.

Keempat, Tidak Ada Ketertarikan Emosional.

Pada awal pacaran atau menikah, ketertarikan emosional Anda dan pasangan pastikan sangat kuat, kan? Anda selalu ingin bertemu, berkomunikasi, berhubungan seks, bahkan berbagi segala hal hidup dengan pasangan.

Sejatinya, keterlibatan emosional adalah hal penting agar kita selalu merasa dekat dan bahkan menjadi bekal untuk dapat melanjutkan hidup bersama pasangan hingga akhir hayat.

Lalu, bagaimana jika ketertarikan emosional itu hilang? Nantinya, Anda dan pasangan akan sulit untuk berdiskusi, sulit saling berbagi pendapat untuk menyelesaikan masalah, bahkan enggan untuk mengerti perasaan satu sama lain.

Apabila faktor ini sudah tak lagi dirasakan, mungkin ini adalah tanda harus segera bercerai sebelum pernikahan semakin membebani diri.

Kelima, Mulai Mengubah Penampilan Diri.

Kadang ada yang berpikir 100 persen belum siap untuk bercerai. Namun, jika dilihat dari sikap dan tindakan yang dilakukan, ada orang yang menunjukkan bahwa ia siap untuk melajang kembali. Bagaimana cara mengetahuinya?

Biasanya ini terjadi ketika Anda mulai mempersiapkan diri menjadi lebih menarik di mata orang lain. Misalnya dengan berolahraga agar menjadi bugar, menurunkan berat badan, atau merawat penampilan diri, ini bisa menjadi tanda Anda siap berpisah dengan pasangan.

Persiapan untuk jadi single bisa jadi tanda kapan harus siap cerai. Karena dengan melakukan ini, artinya Anda sudah menerima keputusan akan cerai dan lebih siap menerima pasangan baru. Makanya, Anda sampai mengubah penampilan dengan menurunkan berat badan atau meningkatkan karir itu tujuannya untuk menarik perhatian orang lain lagi.

Keenam, Punya Dunia Baru yang Lebih Menarik.

Sudah tak ada lagi intimasi, tak ada ketertarikan, dan juga tidak berniat untuk memperbaiki hubungan, alhasil, pernikahan pun terasa kosong membosankan. Sebagian orang akan berusaha mengimbangi kejenuhan ini dengan mencari aktivitas lain yang lebih menyenangkan.

Misalnya, mungkin istri akan fokus untuk mengurus anak-anak atau bertemu dengan teman-temannya guna mengisi kekosongan. Sedangkan suami, mungkin dapat menjadi lebih fokus kepada pekerjaannya di kantor.

Apabila merasa hidup akan baik-baik saja dan menyenangkan tanpa pasangan, mungkin ini bisa menjadi tanda Anda harus segera bercerai.

Nah, itulah beberapa tanda Anda sudah siap berpisah dari pasangan. Jika Anda ingin konsultasi dengan saya mengenai masalah rumah tangga Anda, maka langsung saja untuk fast respons bisa hubungi saya di 081 2602 2016 atau langsung ke nomor saya di 0811 299 3155.

Minyak Pemikat Cleopatra